Kamis, 23 Februari 2017

Wujud, Sifat, dan Perubahan Wujud Benda (Cara Belajar SD Mangkura)

Wujud, Sifat, dan Perubahan Wujud Benda

A.       Wujud Benda dan Sifatnya


Kita dapat menemukan berbagai macam benda di lingkungan sekitar. Misalnya, buku, batu, kayu, air, minyak goreng, susu, kecap, dan balon.  Berdasarkan wujudnya benda-benda tersebut dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu benda padat (buku, batu, kayu), benda cair (air, minyak goreng, susu, dan kecap) dan benda gas (isi balon). Setiap benda memiliki sifat tertentu yang membedakannya dengan benda yang lainnya. Berdasarkan wujudnya benda dikelompokkan menjadi tiga kelompok. Kelompok tersebut yaitu benda padat, cair, dan gas.  

1. Benda Padat
 Sifat-sifat benda padat di antaranya mempunyai bentuk tetap, walaupun diletakkan di tempat yang berbeda. Selain itu, benda padat bersifat dapat diubah bentuknya. Benda padat dapat berubah bentuk karena perlakuan tertentu. Perlakuan tersebut di antaranya karena ditekan atau dipukul. Berikut ini beberapa sifat benda padat yang lain
  • Benda padat memiliki berat
  • Benda padat tidak berubah bentuk jika dipindahkan
  • Benda padat ada yang keras dan lunak, contoh benda padat yang keras: besi dan kerikil. Contoh benda padat yang lunak: plastisin.
  • Benda padat dapat berubah wujud.
2. Benda Cair
 Sifat-sifat benda cair tersebut sebagai berikut.
  • Bentuknya Tidak Tetap, Selalu Mengikuti Bentuk Wadahnya Sebagai contoh jika air di dalam botol, bentuknya seperti botol. Sementara itu, air dalam gelas bentuknya seperti gelas.
  • Menekan ke Segala Arah Benda cair mempunyai tekanan. Adanya tekanan dapat dilihat pada botol plastik yang dilubangi. Dari kegiatan ini tampak adanya pancaran air dari lubang botol ke segala arah.
  • Mengalir dari Tempat Tinggi ke Rendah. Dari botol plastik yang dilubangi tampak bahwa aliran air menuju ke bawah. Kondisi ini menunjukkan bahwa benda cair mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah.
  • Permukaan Benda Cair Selalu Datar. Permukaan benda cair yang tenang berbeda dengan permukaan air yang sedang bergerak. Air yang tenang permukaannya datar. Sifat ini biasa digunakan pada waterpas. Waterpas adalah alat untuk mengukur kedataran tembok atau lantai.
  • Meresap Melalui Celah-Celah Kecil Sifat-sifat ini dapat diamati peristiwa air menetes dari kain yang dicelupkan dalam air. Kemampuan air meresap pada celah-celah kain ini disebut daya kapilaritas. Daya kapilaritas ini juga dapat diamati pada minyak tanah yang meresap melalui sumbu kompor.
3. Benda Gas
Benda gas memang sulit diamati. Akan tetapi, keberadaan benda gas dapat dirasakan. Contoh benda gas yaitu udara dan asap Benda gas mempunyai sifat-sifat sebagai berikut.
  • Benda Gas Mempunyai Bentuk dan Volume Sesuai dengan Wadahnya. Ketika balon ditiup, udara masuk ke dalam balon. Bentuk balon menunjukkan bentuk udara yang ada di dalamnya. Jadi, bentuk benda gas tergantung dari wadahnya. Selain bentuk, volume udara juga sesuai dengan volume (isi) wadahnya. 
  • Benda Gas Menekan ke Segala Arah Saat balon ditiup, seluruh bagian balon tersebut akan mengembang. Hal ini menunjukkan bahwa udara menekan ke segala arah. Sifat benda gas ini kita temui saat memompa ban sepeda. Udara yang dialirkan ke dalam ban akan menekan ke seluruh ruang ban tersebut

B.        PERUBAHAN WUJUD BENDA

Berikut adalah skema perubahan bentuk benda.


perubahan wujud 
dari
menjadi
Contoh
mengembun
gas
cair
terbentuknya titik-titik air di 
luar  gelas berisi air dingin
menguap
cair
gas
spiritus yang dibiarkan di
botol terbuka dan air saat di-
panaskan atau didihkan
mencair
padat
cair
cokelat padat yang dipanas-
kan dan es krim yang 
didiamkan di suhu ruang
membeku
cair
padat
air sirop yang dimasukkan 
ke freezer
menyublim
padat
gas
kamper yang didiamkan di
suhu ruang lama-lama akan
habis.
deposisi
gas
padat
pembentukan embun beku
pada musim dingin.


Lokasi: Makassar, Makassar City, South Sulawesi, Indonesia

0 komentar :

Posting Komentar